PERJAMUAN PERKAWINAN RAJA- Bagian 1
Kasih Sang Raja
Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini. — Matius 22:4
Lihatlah Allah yang mengasihi itu dalam raja yang mempersiapkan perjamuan kawin. Pertama, Raja itu mengutus para hambanya. Ini adalah undangan hidup karena disampaikan oleh hamba² raja ini kepada orang² yang diundangnya. Pengutusan para hamba ini adalah sebuah perhatian besar dari sang raja.
Selain itu lihat bagaimana raja itu menyiapkan hidangan, menyembelih lembu jantan dan ternaknya bagi perjamuan ini. Kemurahan hati raja diekspresikan dalam perjamuaan ini. Kasih raja itu dinyatakan dalam suguhan hidangan terbaik melalui lembu² jantan dan ternak² piaraan raja sendiri yang dirawat dengan baik.
Yang utama dalam perjamuan ini adalah kehadiran dan kesediaan raja duduk makan sehidangan dengan para tamu yang diundangnya. Duduk sehidangan dengan seorang raja adalah sebuah kehormatan tanpa tandingan.
Ini adalah gambaran kehidupan dalam anugerah Kristus. Berlimpah oleh kasih karunia dari Allah yang memberi anugerah keselamatan kepada orang-orang berdosa seperti kita. Kita diizinkan duduk sehidangan dengan Raja segala raja.
Meja Sang Raja
Inilah juga gambaran ibadah Kristen yaitu kita diundang dalam perjamuan anak domba Allah menerima darah dan tubuhNya. Meja perjamuan kudus itu adalah meja sang raja yang membuka diriNya, anugerahNya, dan kasihNya bagi semua yang datang mendekat kepada meja kristus. Apalagi engkau tunggu?
Rev. Hermawan — Priest at PAC Jakarta